Mengapa Putra Anda Harus di Sunat?

Terimakasih sudah kembali berkunjung. Semoga bermanfaat. Jika anda merasa bedah.info bermanfaat bagi anda, silahkan informasikan pada teman-teman anda.

Sirkumsisi atau yang biasa kita kenal dengan Sunat, adalah kewajiban bagi umat Muslim dan tentunya di Indonesia merupakan tindakan yang sakral, yang memiliki arti budaya penting, terutama pada suku Jawa, terkadang acara syukuran yang diselenggarakan bisa mengalahkan acara pernikahan.

Saat ini secara medis telah banyak diketahui bahwa sunat merupakan tindakan yang baik untuk mencegah ataupun menanggulangi beberapa penyakit dan kelainan pada penis, bahkan terbukti sunat dapat menurunkan resiko penularan HIV.

Sejak dahulu kala sampai dengan zaman modern ini ada berbagai macam tekhnik dan peralatan yang telah dikembangkan untuk memotong kulit (prepusium) yang menutupi “kepala (Glans)” penis.

Adapun indikasi non ritual atau non religius dari sirkumsisi adalah sebagai berikut :

  1. Phimosis

Phimosis merupakan kondisi medis dimana kulit prepusium tidak dapat diretraksi atau ditarik secara penuh agar glans penis dapat terlihat seluruhnya. Hal ini umumnya disebabkan oleh karena penyempitan dari ujung kulit prepusium . Dapat bersifat fisiologis pada anak dibawah 3 tahun (90% kondisi ini akan hilang pada usia 3 tahun). Jika masih didapatkan pada usia >6 tahun maka kondisi in bisa dianggap patologis.

Penyempitan ini akan menyebabkan hambatan aliran kencing (urinary obstruction) dapat sebagian ataupun total. Tekanan balik ke ginjal akan dapat mengganggu fungsinya. Dalam kondisi inilah sirkumsisi perlu dilakukan segera.

  1. Paraphimosis

Merupakan kondisi dimana kulit yang diretraksi hingga glans terlihat tidak dapat dikembalikan menutupi glans dan ini merupakan kondisi yang sangat menyakitkan. Dan membahayakan oleh karena Glans terjelit oleh kulit prepusium. Harus segera dilepaskan dalam anestesi jika gagal sirkumsisi merupakan indikasi.

  1. Zipper Injury (terjepit resleting)

Pada anak yang belum disirkumsisi seringkali secara tidak sengaja prepusium terjepit resleting sehingga kulit dapat cedera mulai dari ringan sampai berat. Dan tentunya jika kulit prepusium telah cedera berat sebaiknya dilakukan sirkumsisi.

  1. Balanitis dan posthitis

Bagi ahli bedah tampaknya balanitis (peradangan glans) dan posthitis (peradangan prepusium) merupakan kondisi yang jelas untuk dilakukan tindakan sirkumsisi. Keduanya memberikan gejala nyeri yang hebat. Pada bayi dapat disebabkan oleh karena penggunaan diapers yang lembab dan dibiarkan terlalu lama, bermain dan duduk pada tempat yang kotor, terapi antibiotika jangka panjang sehingga mengganggu flora normal pada prepusium dan menyebabkan kuman patogen mudah tumbuh. Sering disebabkan oleh Hemolitik Grup A Streptococcus pada anak yang tidak disirkumsisi.

  1. Penyakit – penyakit kulit penis

Antara lain psoriasis, lichen sclerosis, lichen planus, schorrheic dermatitis dan zoon balanitis.

Untuk itu jelaslah disamping memiliki arti Ritual dan Religius penting juga memiliki arti medis penting.

About the Author

Erik Prabowo

Residen Bedah Umum FK UNDIP Tahun Terakhir

3 Responses to “ Mengapa Putra Anda Harus di Sunat? ”

  1. Bagaimana dengan usia yang baik bagi seseorang untuk disunat dok? makasih…

    Salam TS,
    doctorology.net

  2. Salam Mas Ananta,
    Prinsip selama secara teknik memungkinkan untuk dilakukan, maka tidak ada batasan umur untuk sirkumsisi, tentunya semakin muda usianya semakin sulit secara teknik dan sebaiknya dilakukan oleh Dokter yang memang berkompeten dibidangnya. Namun dikalangan masyarakat Jawa yang tentunya alasan Budaya menjadi dasar yang sangat penting sebaiknya tentu saja sirkumsisi dilakukan pada anak yang sudah mengerti, karena tentunya syukuran setelah sirkumsisi menjadi ritual yang penting bagi sang anak yang tentunya ingin dikenang… Medical is science and art…mungkin disini juga perlu ditambahkan … Medical is science, art and culture.. :)

  3. Makasih banyak dok atas penjelasannya… ya, benar juga… saya juga merasakan kalau terkadang keputusan medis juga dapat dipengaruhi oleh budaya yang dianut masyarakat setempat…
    Bukan hanya dalam masalah sunat/sirkumsisi ini, tapi banyak masalah medis lain…
    Makasih banyak dok, mudah2an penjelasan dari dokter memberikan banyak manfaat bagi kami2 yang masih bingung dalam masalah medis…

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.