Hati-Hati Sakit Gigi! Ludwig Angina datang Nyawa Taruhannya

Terimakasih sudah kembali berkunjung. Semoga bermanfaat. Jika anda merasa bedah.info bermanfaat bagi anda, silahkan informasikan pada teman-teman anda.

Sakit gigi seringkali dianggap hal remeh, cukup beli obat di warung atau beli saja obat tradisional selesai sudah masalahnya. Namun jika sakit gigi sudah bertambah parah, barulah dokter gigi dicari. Lalu, apa hubungannya dengan Bedah?

Adalah Ludwig Angina sebagai suatu penyakit kegawatdaruratan Bedah Onkologi, merupakan terjadinya penyebaran infeksi secara difus progresif dengan cepat yang menyebabkan timbulnya infeksi dan tumpukan nanah pada daerah rahang bawah kanan dan kiri (submandibula) dan dagu (submental) serta bawah lidah (sublingua), yang dapat berlanjut menyebabkan gangguan jalan nafas dengan gejala berupa perasaan tercekik dan sulit bernafas secara cepat ( serupa dengan pada saat terjadinya serangan jantung yang biasa dikenal dengan Angina Pektoris). Sedangkan Ludwig sendiri berasal dari nama seorang Ahli Bedah Jerman Wilhem Von Ludwig yang pertama melaporkan kasus tersebut.

Semua berawal dari infeksi pada gigi (odontogenik) statistik menunjukkan bahwa 90% kasus diakibatkan oleh odontogenik, dan 95% kasus melibatkan submandibula bilateral dan gangguan jalan nafas merupakan komplikasi yang berbahaya dan seringkali merenggut nyawa. Sebelum era antibiotika kematian mencapai angka 50% dari seluruh kasus yang dilaporkan, sejalan dengan perkembangan antibiotika, perawatan bedah yang baik, serta tindakan yang cepat dan tepat saat ini angka kematian (mortalitas) "hanya" 8% dimana berarti 8 orang akan meninggal dari setiap 100 orang yang menderita penyakit ini. Angka yang sangat tinggi jika yang kita bicarakan adalah nyawa manusia.

Lalu bagaimanakah infeksi gigi yang seringkali diremehkan dapat menjadi begitu membahayakan? Infeksi gigi yang sering menjadi Ludwig Angina adalah infeksi pada gigi molar 2,3. Infeksi menjalar dengan cepat menuju ruang submandibula submental, sublingua, dan menyebrang keruang submandibula kontralateral. Kuman yang menyebabkannya dilaporkan bersifat multibakterial (terdiri lebih dari satu jenis bakteri) pada 50-90% kasus, 50% diantaranya didapatkan bakteri anaerob. Dimana Stafilokokus, streptokokus sebagai bakteri aerob yang terbanyak, dan bakteriodes sebagai penyebab bakteri anaerob terbanyak. Oleh sebab itu diperlukan pula modalitas antibiotika spektrum luas dan kombinasi beberapa antibiotika yang mampu melawan bakteri gram negatif dan positif serta aerob dan anaerob.

Seringkali diperlukan tindakan pengamanan jalan nafas dengan jalan melubangi tenggorokan dan memasang selang nafas disana (trakeostomi). Dan tentunya tindakan pengeluaran nanah (pus) segera adalah tindakan yang harus dilakukan oleh Ahli Bedah, meliputi pengeluaran nanah dari setiap rongga pada leher yang terkena infeksi dan terdapat kumpulan pus. Jika penyakit ini berlanjut, maka terdapat 11 rongga potensial pada leher yang dapat dimasuki infeksi dan pus tersebut. Bayangkan seperti apa irisan yang harus dilakukan oleh seorang ahli bedah untuk dapat membersihkan pus tersebut.

Bagi anda yang menderita sakit gigi saat ini, segeralah berobat ke dokter gigi sebelum harus berurusan dengan Ahli Bedah.

About the Author

Erik Prabowo

Residen Bedah Umum FK UNDIP Tahun Terakhir

3 Responses to “ Hati-Hati Sakit Gigi! Ludwig Angina datang Nyawa Taruhannya ”

  1. Salam kenal, wah kalau begitu setiap sakit gigi harus segera berobat ke dokter gigi nih, kalo gak mau berobat ke dokter bedah :)

  2. Mungkin sikat gigi setiap hari juga harus diperhatikan ya Dok …hi..hii….Bagus sekali tulisannya Dok. Mudah2an terus berkarya Dok. Saya dulu pasien Dokter. Senang bisa bertemu di dunia maya.

  3. @Zawahri : Salam kenal juga. Iya memang tanda dan gejala dari suatu penyakit seringan apapun harus menjadi perhatian kita. Tugas bagi Dokter untuk dapat mengenali kelainan tersebut dan memberikan pengobatan dan penjelasan yang baik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti diatas.

    @Angga : Iya, bukannya mau mengambil jatah DOkter Gigi, memang seharusnyalah menghindari penyakit lebih baik dari mengobati. Lagian klo gak sikat gigi khan jadi “Nafas Naga” he….he… Sukses juga buat anda!